METRO – Rencana pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi dan Penguatan Peran Serta Masyarakat bersama Direktorat Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat (Ditpermas) KPK RI di Kota Metro mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan yang digagas dan diinisiasi oleh Hendra Apriyanes, pemerhati kebijakan publik, tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026.
Dukungan kali ini datang dari DPD LSM PERKARA Provinsi Lampung. Hendrik, selaku Ketua DPD LSM PERKARA Provinsi Lampung, menyambut baik rencana pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pernyataan dukungan dari elemen organisasi ini merupakan bagian dari dukungan sejumlah organisasi dan masyarakat terhadap rencana pelaksanaan sosialisasi antikorupsi tersebut. Dukungan tersebut menunjukkan adanya kepedulian dan komitmen bersama dari berbagai unsur masyarakat untuk ikut mendorong penguatan pendidikan antikorupsi serta membangun budaya integritas di Kota Metro.
“Kami dari DPD LSM PERKARA Provinsi Lampung mendukung kegiatan sosialisasi pendidikan antikorupsi ini. Menurut kami, edukasi dan pemahaman mengenai antikorupsi harus terus ditingkatkan, tidak hanya di kalangan pemerintah, tetapi juga masyarakat,” ujar Hendrik.
Menurut Hendrik, pemberantasan korupsi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Lembaga swadaya masyarakat, kata dia, memiliki peran penting dalam mendorong pengawasan publik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transparansi dan akuntabilitas.
“Korupsi merupakan persoalan bersama. Karena itu, upaya pencegahan juga harus dilakukan secara bersama-sama. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam membangun budaya integritas di Kota Metro,” katanya.
Sementara itu, Hendra Apriyanes mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama dalam memperkuat pencegahan korupsi.
“Keberhasilan kegiatan sangat bergantung pada sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kota Metro. Ini momentum yang harus kita manfaatkan bersama untuk memperkuat budaya integritas,” kata Hendra.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Peran Strategis Pengusaha Muda, Mahasiswa, dan Masyarakat dalam Membangun Budaya Integritas serta Mendorong Iklim Usaha yang Bersih dan Berintegritas di Kota Metro.”
Dalam waktu dekat, Ditpermas KPK RI dijadwalkan melakukan Zoom Meeting bersama panitia dan Pemerintah Kota Metro untuk membahas kesiapan serta teknis pelaksanaan kegiatan.
Hendra berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, mahasiswa, media, serta berbagai elemen lainnya dalam memperkuat budaya antikorupsi di Kota Metro.
Ia menilai keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. ( Redaksi )
_11zon.jpg.png)
_11zon.jpg.png)