METRO – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perisai Garuda mendorong Pemerintah Kota Metro mengambil langkah cepat untuk melindungi masyarakat dari potensi dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Ketua LBH Perisai Garuda, Yudha Saputra, meminta Pemkot Metro tidak hanya memberikan imbauan kepada masyarakat, tetapi juga mengambil langkah konkret dengan menyediakan dan membagikan masker secara gratis, terutama bagi kelompok rentan dan masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Menurut Yudha, potensi paparan abu vulkanik harus diantisipasi sejak dini.
Partikel debu vulkanik dapat mengganggu kesehatan apabila terhirup maupun mengenai bagian tubuh secara langsung. Karena itu, perlindungan terhadap saluran pernapasan, mata, dan kulit perlu menjadi perhatian serius.
“Pemerintah harus hadir memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat. Kami mendorong Pemkot Metro segera menyiapkan dan membagikan masker secara gratis.
Jangan sampai masyarakat harus membeli sendiri alat perlindungan ketika pemerintah sebenarnya memiliki kewenangan untuk melakukan langkah antisipasi,” ujar Yudha.
Ia menegaskan, langkah pencegahan tidak seharusnya menunggu kondisi memburuk atau munculnya dampak kesehatan di tengah masyarakat.
“Jangan menunggu ada korban atau masyarakat mulai mengalami gangguan kesehatan baru kemudian bertindak. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah dampak terjadi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Yudha juga meminta pemerintah memastikan informasi mengenai perkembangan kondisi abu vulkanik dan potensi dampaknya disampaikan secara terbuka, cepat, dan mudah dipahami masyarakat.
Menurutnya, informasi yang jelas sangat penting agar masyarakat dapat menentukan langkah perlindungan bagi diri sendiri maupun keluarganya.
“Pemerintah harus hadir bukan hanya melalui imbauan, tetapi juga melalui tindakan nyata. Masker, informasi yang jelas, pemantauan kondisi udara, serta edukasi kepada masyarakat harus disiapkan secara bersamaan,” katanya.
Selain penggunaan masker, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara terdampak abu vulkanik. Warga juga perlu menggunakan pelindung mata, mengenakan pakaian yang menutup kulit, serta segera membersihkan diri setelah terpapar debu.
LBH Perisai Garuda turut mendorong Pemkot Metro berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan instansi terkait untuk melakukan pemantauan serta memastikan kesiapsiagaan apabila terjadi peningkatan paparan abu vulkanik.
Yudha menilai penyediaan masker di titik-titik pelayanan publik dan lokasi yang mudah dijangkau masyarakat juga perlu dipertimbangkan agar bantuan perlindungan dapat diterima warga secara cepat dan merata.
“Ini bukan sekadar persoalan masker, tetapi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Kami berharap Pemkot Metro mengambil langkah konkret dan tidak menunggu persoalan ini berkembang menjadi masalah kesehatan masyarakat,” pungkas Yudha. ( Red / Din )
_11zon.jpg.png)
_11zon.jpg.png)